Skip to content

Cart

Your cart is empty

Article: Ciri Bahan Knit Premium, Jangan Sampai Salah Cuci

Outer bahan knit premium

Ciri Bahan Knit Premium, Jangan Sampai Salah Cuci

Knitwear bukan sekadar pakaian yang nyaman dipakai saat cuaca dingin. Dengan tekstur rajut yang khas dan siluet yang fleksibel, knit bisa menjadi pilihan untuk berbagai gaya, mulai dari casual hingga yang lebih polished.

Namun, tidak semua bahan knit memiliki kualitas yang sama. Bahan knit premium biasanya memiliki tekstur yang lebih halus, rajutan lebih rapi, terasa nyaman di kulit, dan mampu mempertahankan bentuknya dengan baik jika dirawat dengan benar.

Menariknya, kualitas knitwear tidak hanya ditentukan dari bagaimana bahannya terasa saat pertama kali disentuh. Cara mencuci, mengeringkan, hingga menyimpannya juga berpengaruh terhadap tampilan dan daya tahannya.

Jadi, bagaimana cara mengenali bahan knit premium dan cara merawatnya agar tetap bagus? Mari imak selengkapnya.

Apa Itu Bahan Knit?

Secara sederhana, bahan knit adalah kain yang dibuat dari benang yang dirajut membentuk rangkaian loop atau lingkaran yang saling terhubung. Struktur inilah yang membuat kain knit memiliki karakter elastis, fleksibel, dan nyaman mengikuti bentuk tubuh.

Berbeda dari kain woven yang dibuat dengan menyilangkan benang secara vertikal dan horizontal, struktur knit cenderung lebih lentur. Karena itu, bahan knit banyak digunakan untuk berbagai fashion item seperti sweater, cardigan, inner, hingga outer.

Jenis serat yang digunakan juga bisa berbeda-beda. Ada cotton knit, wool knit, hingga berbagai jenis knit berbahan serat sintetis atau campuran. Perbedaan material, jenis benang, kepadatan rajutan, dan proses finishing inilah yang kemudian memengaruhi karakter serta kualitas sebuah knitwear.

Di Gonegani sendiri, terdapat berbagai pilihan knitwear dengan karakter material yang berbeda. Misalnya, Parka Knit Outer menggunakan Soft Knit Premium dengan tekstur halus, ringan, elastis, dan memberikan kehangatan yang pas tanpa terasa gerah.

Parka Knit Outer Gonegani

Ciri-Ciri Bahan Knit Premium yang Perlu Kamu Tahu

Kalau kamu sedang mencari knitwear berkualitas, jangan hanya melihat model atau warnanya. Beberapa karakteristik berikut bisa menjadi indikator awal untuk mengenali bahan knit premium.

1. Tekstur Terasa Halus dan Nyaman

Salah satu hal yang paling mudah dikenali adalah teksturnya.

Bahan knit premium umumnya terasa lembut dan nyaman ketika bersentuhan dengan kulit. Permukaannya tidak terasa terlalu kasar atau menusuk sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

Namun, perlu diingat bahwa tingkat kelembutan dapat berbeda tergantung jenis serat yang digunakan. Wool, cotton knit, dan material sintetis memiliki karakter sentuhan masing-masing.

2. Rajutan Terlihat Rapi dan Konsisten

Coba perhatikan permukaan knitwear dari dekat.

Knit dengan kualitas baik biasanya memiliki pola rajutan yang konsisten. Loop atau rangkaian benangnya terlihat rapi, tidak banyak bagian yang longgar, dan tidak mudah tertarik.

Kepadatan rajutan juga dapat memengaruhi tampilan dan stabilitas bahan. Karena itu, jangan hanya menilai knitwear dari ketebalannya. Rajutan yang rapi dan konstruksi yang baik sama pentingnya dalam menentukan kualitas.

3. Elastis, tetapi Tidak Mudah Kehilangan Bentuk

Karena dibuat dari rangkaian loop, bahan knit memang memiliki sifat stretch atau elastis.

Knit premium yang memiliki konstruksi dan finishing yang baik seharusnya tetap terasa fleksibel tanpa membuat pakaian mudah berubah bentuk. Setelah digunakan dan diregangkan secara wajar, material idealnya dapat kembali mendekati bentuk semula.

Sebaliknya, knit yang mudah melar dan sulit kembali ke bentuk awal bisa menjadi tanda bahwa kamu perlu lebih berhati-hati terhadap kualitas material maupun cara perawatannya.

4. Jatuhnya Terlihat Bagus Saat Dipakai

Kualitas bahan juga bisa terlihat dari bagaimana pakaian tersebut jatuh di tubuh.

Material knit yang baik biasanya memiliki drape yang lebih rapi sehingga pakaian terlihat nyaman dan tidak kaku. Karakter ini membuat knitwear lebih mudah digunakan untuk berbagai gaya tanpa terlihat terlalu bulky.

5. Tidak Hanya Mengandalkan Ketebalan

Knit yang tebal belum tentu lebih premium.

Kualitas sebuah bahan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk jenis serat, struktur benang, konstruksi rajutan, proses finishing, dan cara produksinya. Pada bahan knit, faktor-faktor tersebut juga dapat memengaruhi stabilitas ukuran dan potensi penyusutan.

Jadi, saat memilih knitwear, jangan hanya menggunakan patokan “semakin tebal berarti semakin bagus”.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Knit

Setiap material tentu memiliki karakter masing-masing, termasuk bahan knit. Memahami kelebihan dan kekurangannya akan membantu kamu memilih knitwear yang sesuai dengan kebutuhan.

Kelebihan Bahan Knit

a. Nyaman dan fleksibel
Struktur rajut membuat bahan knit cenderung elastis sehingga nyaman mengikuti gerakan tubuh.

b. Memberikan tampilan yang lebih polished
Tekstur rajut dapat membuat outfit sederhana terlihat lebih menarik tanpa perlu terlalu banyak aksesori atau styling.

c. Mudah dipadukan
Cardigan, sweater, maupun outer knit bisa digunakan sebagai layering untuk berbagai kesempatan.

d. Memiliki banyak pilihan material
Cotton knit cocok untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan wool dan material tertentu lainnya dapat memberikan karakter yang lebih hangat.

e. Dapat digunakan sepanjang tahun dengan pemilihan material yang tepat
Tidak semua knit dibuat untuk cuaca dingin. Material yang lebih ringan seperti cotton knit dapat menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari di iklim tropis.

Kekurangan Bahan Knit

Di sisi lain, knitwear membutuhkan perhatian lebih dalam perawatannya.

Struktur rajut membuat beberapa jenis knit lebih rentan terhadap perubahan bentuk, tarikan, atau benang yang tersangkut. Bahan knitted juga pada dasarnya lebih rentan mengalami perubahan dimensi dibandingkan woven, meskipun tingkatnya tetap bergantung pada serat, konstruksi, proses finishing, dan perawatannya.

Selain itu, beberapa jenis knit juga dapat mengalami pilling, yaitu munculnya butiran atau serabut kecil pada permukaan pakaian akibat gesekan.

Karena itu, memiliki knitwear berkualitas juga perlu diikuti dengan kebiasaan merawat yang tepat.

Cara Merawat Bahan Knit Premium Agar Tetap Awet

Sudah memilih knitwear dengan bahan yang bagus? Jangan sampai rusak hanya karena salah mencuci.

Berikut beberapa cara sederhana untuk menjaga knitwear tetap nyaman, rapi, dan awet.

1. Selalu Cek Label Perawatan

Ini adalah langkah paling penting sebelum mencuci.

Tidak semua bahan knit memiliki instruksi perawatan yang sama. Ada material yang bisa dicuci menggunakan mesin, ada yang lebih baik dicuci dengan tangan, dan ada pula yang membutuhkan dry cleaning.

Jadi, ikuti care label yang terdapat pada pakaian sebagai panduan utama. Sebab, setiap pakaian dapat memiliki kebutuhan yang berbeda.

2. Pilih Air Dingin atau Suhu Rendah

Jika label pakaian mengizinkan pencucian, gunakan air dingin atau siklus lembut.

Hindari mencuci dengan suhu tinggi jika tidak direkomendasikan karena panas dan proses pencucian tertentu dapat meningkatkan risiko perubahan bentuk atau penyusutan pada material tertentu.

3. Jangan Mengucek atau Memeras Terlalu Keras

Ini salah satu kesalahan yang sering dilakukan.

Untuk knitwear yang membutuhkan pencucian tangan, jangan mengucek, menggosok, atau memelintir pakaian dengan keras. Cukup gerakkan secara perlahan di dalam air, kemudian bilas dengan lembut.

Setelah itu, kamu bisa menggulung pakaian menggunakan handuk dan menekannya secara perlahan untuk membantu mengurangi air.

4. Hindari Menjemur dengan Hanger

Pakaian knit yang masih basah memiliki bobot lebih berat karena menyerap air. Jika langsung digantung, berat tersebut dapat membuat pakaian tertarik ke bawah dan kehilangan bentuk.

Untuk knitwear, terutama wool, metode flat drying atau mengeringkan pakaian dalam posisi mendatar lebih disarankan agar membantu mempertahankan bentuknya. Hindari juga menjemur langsung di bawah sinar matahari yang terlalu terik.

5. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Setrika Panas

Knitwear umumnya tidak membutuhkan penyetrikaan dengan suhu tinggi.

Jika pakaian memiliki kerutan, cek terlebih dahulu instruksi pada label. Untuk material tertentu seperti wool, penyetrikaan sebaiknya dilakukan hanya jika care label memang mengizinkannya.

6. Simpan dengan Cara Dilipat

Setelah bersih dan benar-benar kering, sebaiknya knitwear disimpan dengan cara dilipat.

Menggantung sweater dalam waktu lama dapat membuat bagian bahu atau badan tertarik sehingga bentuknya berubah.

Hindari pula menyimpan knitwear dalam kondisi lembap agar tetap segar dan tidak mudah mengalami masalah pada material.

Lengkapi Gaya dengan Outer Knit dari Gonegani

Knitwear bisa menjadi salah satu fashion item yang paling versatile di dalam wardrobe. Mulai dari dipakai sebagai outer untuk tampilan casual hingga menjadi layering untuk outfit yang lebih polished, semuanya bisa disesuaikan dengan personal style.

Kalau kamu sedang mencari outer knit wanita dengan bahan yang nyaman dan tampilan elegan, Gonegani punya berbagai pilihan knitwear yang bisa kamu sesuaikan dengan gaya sehari-hari. Mulai dari outer berbahan knit ringan hingga cardigan dengan karakter soft knit premium.

Cek koleksi outer knit dan knitwear terbaru di Gonegani.id.

Read more

Gonegani 10th Birthday Sale: Diskon hingga 50% & Defect Sale Mulai 49K

Gonegani 10th Birthday Sale: Diskon hingga 50% & Defect Sale Mulai 49K

Sepuluh tahun tentu bukan perjalanan yang sebentar. Selama satu dekade terakhir, Gonegani tumbuh bersama ribuan perempuan Indonesia yang percaya bahwa tampil nyaman dan percaya diri bisa dimulai da...

Read more